Header Ads

Kapolestabes Surabaya Jenguk Saudara Kembar yang Jadi Korban Penjambretan

http://ift.tt/2uFxQkY

IMG_7223Polrestabes Surabaya 20/7/17: Saudara kembar, Andiana dan Andiani, menjadi korban penjambretan sekaligus kecelakaan pada Selasa (18/7/2017). Keduanya dirawat di RSU dr Soetomo. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal menjenguk saudara kembar tersebut.

“Kami berempati kepada korban. Kami juga bersedih atas kejadian ini,” ujar Iqbal kepada wartawan di ROI IGD RSU dr Soetomo, Kamis (20/7/2017).

Selain berempati, Iqbal juga menyampaikan tekat polisi untuk menangkap pelaku. Apa yang dilakukan pelaku, kata Iqbal, sudah melebihi batas, mencuri dan juga mencelakai. Iqbal yakin kasus ini akan terselesaikan karena pihaknya sudah menemukan petunjuk terhadap siapa para pelakunya.

“Kami di sini juga untuk menyemangati baik korban, keluarga, dan juga anggota agar kasus ini terselesaikan, pelaku tertangkap,” kata Iqbal.

Terhadap keamanan di Surabaya, Iqbal mengaku sudah menempatkan anggotanya selama 24 jam di wilayah Surabaya. Iqbal juga menganggap semua wilayah di Surabaya perlu dijaga sehingga penempatan pasukan bisa merata.

“Kami 24 jam di lapangan tapi tidak di setiap centimeter Kota Surabaya. Sebenarnya pelaku juga mapping (mengawasi pergerakan) kami. Karena itu mereka selalu berpindah tempat mencari yang sepi. Mereka sekarang mainnya di ujung, seperti Pakal dan Benowo,” tandas Iqbal.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela mengatakan bahwa pelaku kasus ini berjumlah dua. Saat menendang korban hingga terjatuh, pelaku sebenarnya juga ikut terjatuh. Tetapi mereka bisa bangkit dan kabur.

“Kami masih menyelidiki ini,” kata Leo.

Rusli, orang tua Andiani dan Andiana berharap bahwa polisi bisa segera menangkap pelaku. Rusli tentu saja sedih karena anak kembarnya ini merupakan titipan dari istrinya, Sri Wahyuni, yang sudah meninggal tujuh tahun lalu.

“Harapan kami ya pelakunya bisa segera tertangkap, itu saja,” kata Rusli.

Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan ini mengatakan bahwa anak kembarnya itu merupakan anak pertama dan kedua hasil pernikahannya dengan Sri Wahyuni. Rusli masih punya satu anak lagi yakni Adrian Marvel yang merupakan adik Andiana dan Andiani dan masih berumur 10 tahun.

“Kedua anak kembar saya sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan kayu di Menganti,” tandas Rusli.

Kasus yang menimpa saudara kembar ini berawal saat mereka melaju dari Menganti ke Pakal menggunakan motor Honda Scoopy nopol W 2001 AC. Andiani berada di depan.

Di Jalan Benowo, seorang pengendara motor Honda Vario tiba-tiba mengambil HP Andiani yang diletakkan di saku dashboard motor. Andiani segera tancap gas mengejar penjambret tersebut.

Sebenarnya Andiana sudah mengingatkan saudaranya agar tak mengejar motor itu. Tetapi Andiani ngotot mengejarnya karena HP itu adalah HP baru, yang dibeli menggunakan uang THR lebaran kemarin.

Motor pelaku pun terkejar. Saat melaju beriringan di jalan di depan Kantor Kecamatan Pakal, pelaku menendang motor saudara kembar tersebut. Tendangan itu membuat motor tersebut oleng lalu jatuh ke lajur sebaliknya.

Kebetulan dari arah berlawanan muncul mobil Honda Brio. Tanpa bisa dihindari, mobil bernopol L 1782 ZJ itu menabrak saudara kembar tersebut. ***chm



from SurabayaRaya http://ift.tt/2uFJZX1
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.