Header Ads

Tenggalam Saat Perbaiki Pipa, Nyawa Pemuda Ini Tak Tertolong

http://ift.tt/2sTpVwu

2017-07-13 at 15.45.01

Polrestabes Surabaya (13/07/2017) : Warga sekitar telaga buatan di dalam perumahan Puri Galaxi, Surabaya digegerkan oleh tenggelamnya seorang laki-laki. Mayat yang teridentifikasi bernama Agus Triyono (20) itu tewas saat mengerjakan perbaikan pipa, Kamis, 13 Juli 2017 sekitar 10.45 WIB.

Kapolsek Sukolilo Polrestabes Surabaya, Kompol Ibrahim Gani mengatakan, berdasarkan keterangan yang didapat dari dua orang saksi, Dadang dan Adi Irawan, kuli serabutan serta Purnomo, mandor yang sama-sama bekerja di PT. Budi Karya, salah seorang rekannya sempat berusaha membantu namun nyawa korban tidak tertolong.

“Sedangkan untuk kronologis kejadian meninggal dunia, adalah sewaktu korban melakukan pekerjaan perbaikan pipa di telaga atau danau buatan di dalam perumahan Puri Galaxi yang mana korban sedang menarik pipa kabel tersebut, dari ujung selatan kearah utara,” kata Ibrahim, Kamis (13/07).

Sesampainya di tengah telaga yang jaraknya hanya tinggal 15 meter dari tepian,  korban kehabisan nafas dan tenaga. Korban meminta tolong kepada teman korban Dadang, yang melihat korban meminta tolong.

Kemudian Dadang langsung masuk ke telaga berenang membantu korban, tetapi mendekati sampai ke tepian Dadang tidak kuat dan terasa kakinya kram.

“Akhirnya korban di tinggal, kemudian saksi sampai ke tepian dan melihat korban sudah tinggal kelihatan tangannya saja,” terang Ibrahim.

Adapun tujuan dari korban menarik pipa tersebut adalah untuk mencari kabel putus yang mana kabel tersebut berguna untuk menghidupkan pompa air yang ada di sekitaran taman.

Sementara itu, lanjut Ibrahim, untuk pencarian korban tenggelam di telaga atau danau buatan yang ada di dalam perumahan Puri Galaxi beberapa petugas BPB (Badan Penanggulangan Bencana) kota Surabaya.

“Korban ditemukan sekitar pukul 14.24 WIB,” jelasnya.

Sedangkan untuk kondisi korban sendiri setelah ditemukan oleh oleh tim BPB, tubuhnya dalam keadaan mengenakan kaos hitam dan hanya memakai celana dalam, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Untuk petugas yang mendatangi TKP dari Polsek Sukolilo saya pimpin sendiri, Unit Inafis dari Polrestabes Surabaya, Satpol PP kota Surabaya  dan Kecamatan serta tim comen center dan juga BPB, dan Linmas kota Surabaya,” tandas Ibrahim.***lld

Laporan : Kasi Humas Polsek Sukolilo.

Editor : Sayful.



from SurabayaRaya http://ift.tt/2sSVJBJ
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.