Header Ads

Terjaring Razia Kos- Kosan, Aktifis Anti Korupsi Positif Narkoba

http://ift.tt/2vazwns

IMG_9750Polrestabes Surabaya 27/7/2017 : Ada temuan mengejutkan dari hasil pemeriksaan 3 penghuni kos, yang Rabu (26/7/2017) sore kemarin dibawa petugas setelah tes urine-nya positif. Yaitu sosok pria bernama Syukur (41), asal Jalan Bromo, Bangkalan Madura. Setelah penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan interogasi, ternyata, pria itu adalah seorang aktifis anti korupsi yang namanya mencuat saat KPK menangkap Fuad Amin Imron (saat itu Ketua DPRD Bangkalan) akhir tahun 2014.

Betapa tidak, Syukur merupakan sosok pengiat anti korupsi yang sering mengkritisi kinerja kinerja DPRD maupun Pemkab Bangkalan kala itu. Sebab, Syukur merupakan Direktur Madura Coruption Watch (sebelumnya Ketua Bangkalan Coruption Watch). Nama Syukur banyak terpublish diberbagai media, baik lokal maupun nasional. Bahkan atas keberaniannya mengkritisi para koruptor, Syukur sempat diundang menjadi narasumber dalam acara talkshow sebuah stasiun televisi nasional.

Dikonfirmasi terkait nama Syukur yang diamankan anggotanya saat razia karena urine-nya positif. Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton menyatakan jika Syukur positif amvhetamin, metavhetamin dan Benzo. ” Juga Syukur ini mengaku aktif mengonsumsi narkoba dan obat penenang,” sebutnya, Kamis (27/7/2017).

Terkait status Syukur, AKBP Roni juga membenarkan jika Syukur merupakan ketua aktifis Madura Coruption Watch (MCW). “Benar, dia merupakan direktur LSM anti korupsi di MCW,” tegas AKBP Roni.

Perwira Polisi asli Surabaya ini menambahkan, karena Syukur hanya pengguna narkoba, maka secara prosedur, Syukur bakal menjalani assesment. Untuk itu, pihaknya akan melimpahkan Syukur kepada BNNK (Badan Narkotika Nasional Kab/Kota) Surabaya untuk proses rehabilitasi.***Ars/ Bk



from SurabayaRaya http://ift.tt/2vaO0DR
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.