Header Ads

Polsek Tambaksari Lakukan Pengamanan Musyawarah Olah Raga Kota

http://ift.tt/2uOkwZE

IMG-20170730-WA0036

Polrestabes Surabaya (30/07/2017) :  Musyawarah Olahraga Kota (MUSORKOT) KONI Kota Surabaya kembali digelar. Musyawarah di buka dengan tujuan utama yakni untuk memilih ketua baru KONI Surabaya, dengan dua orang kandidat yang mencalonkan diri. Dua kandidat tersebut adalah Hosli Abdullah (sekretaris KONI kota Surabaya) dan Fuad (putra walikota Surabaya, Tri Rismahari).

Musyawarah yang dilaksanakan pada Minggu, 30 Juli 2017 mulai pukul 07.00 WIB itu sendiri di gelar di Hotel Sahid lantai 2 ruang Bromo, Jalan Sumatera no. 01 – 15 Surabaya. Dalam gelar acara Musyawarah Olahraga Kota, KONI kota Surabaya ini, diikuti oleh sekitar 40 peserta dari berbagai cabang olah raga yang ada di Surabaya.

Dalam sambutannya, mantan ketua KONI kota Surabaya, Yusuf Husdi mengingatkan bahwa, anggaran dana merupakan hal yang penting bagi setiap cabang olah raga. Akan tetapi, dalam penggunaan anggaran tersebut, haruslah selalu berhati-hati dengan adanya KPK, Kejaksaan serta pihak terkait lainnya, yang apabila sedikit saja melakukan kesalahan bisa berakibat fatal.

“Hal ini menjadikan pembelajaran bagi kita untuk merancang progam sesuai ADART yang bisa dipertanggungjawabkan. Sedangkan hal-hal yang telah terjadi selama periode kepemimpinan saya, adalah tanggung jawab saya selaku pemimpin, agar rotasi program yang selama ini di bina supaya sebisa mungkin di lanjutkan oleh kepemimpinan baru dan bisa bersinergi antara pemerinta kota dan dispora,” ujar Yusuf mengingatkan, Minggu (30/07).

Sementara itu, sambutan dari walikota Surabaya yang diwakilkan Kadispora menuturkan bahwa, pemerintah kota Surabaya telah mendukung penuh setiap cabang olah raga, dengan cara membangun beberapa fasilitas olah raga di kota Surabaya. Tentunya dengan harapan besar bisa terlahir atlet-atlet hebat dari Surabaya. Kadispora berharap, Surabaya ke depan dapat menjadi juara umum di PON.

Sedangkan ketua umum KONI Jatim yang diwakilkan oleh La Nyalla Mattaliti mengungkapkan bahwa, dengan MUSORKOT ini agar bisa melahirkan seorang pemimpin yang terbaik dan bisa mengayomi dari setiap cabang olah raga. Mengenai anggaran dana hibah adalah hal terpenting karena menurut pengalamannya, La Nyalla pernah menjadi korban.

“Jadi saya harapkan, agar semua dana yang ada telah sesuai dengan program dan bisa disalurkan ke masing-masing cabang olah raga,” tandas La Nyalla.

Agar giat acara Musyawarah Olah Raga Kota Surabaya ini berjalan dengan aman dan lancar, Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya mengerahkan sejumlah anggota untuk melaksanakan pengamanan dan pengawalan terhadap kegiatan tersebut. Hingga acara usai, situasi dilaporkan terlaksana dengan aman, lancar, dan kondusif terkendali.***lld

Laporan : Kasi Humas Polsek Tambaksari.

Editor : Sayful.



from SurabayaRaya http://ift.tt/2uOkxwG
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.