Header Ads

Polrestabes Surabaya Jalin Silaturahmi untuk Terwujudnya Harkamtibmas Jelang Ramadan

http://ift.tt/2rLQTGa

IMG_0883Polrestabes Surabaya 23/5/17: Silaturahmi bersama pengusaha hiburan, perhotelan, dan distributor kembang api dalam rangka harkamtibmas menjelang bulan suci Ramadan 1438 H di Gedung M Yasin Polrestabes Surabaya. Penutupan RHU selama Ramadan memang tertuang dalam Perda No 23 Tahun 2012 tentang kepariwisataan.

“Kami berkomitmen dengan aturan yang sudah ditetapkan Pemkot Surabaya. Kami akan tutup total demi mendukung program pemkot,” ujar Sukartono, Manager Diskotek Penthouse kepada wartawan, Selasa (23/5/2017).

Widodo Suryantoro selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (disbudpar) mengatakan bahwa pihaknya bersama satpol PP, linmas, dan polisi akan melakukan pengecekan. RHU yang ditemukan masih nakal dengan membuka tempat usahanya akan dikenakan sanksi.

IMG_0928“Di Surabaya ini ada 270 an RHU. Mulai H-1 hingga H+1, kami akan melakukan pemantauan sesuai dengan peraturan yang ada. Bila ada yang melanggar, jelas akan ada sanksi mulai dari lisan hingga dicabut izin usahanya,” kata Widodo.

Widodo mengatakan, dari RHU yang ada, terdapat pengecualian untuk 12 RHU yang menjalankan usaha biliar. 12 RHU tersebut diizinkan buka karena tempat biliar itu digunakan dengan tujuan olahraga.

“Usaha biliar ada yang kami izinkan, ada 12. Tapi ini hanya untuk olahraga. KONI yang merekomendasikan,” ujar Widodo.

Kepala Satpol PP Irvan Widyanto mengatakan bahwa semakin tahun, grafik pelanggaran tentang penutupan RHU ini semakin menurun. Jikapun ada, bentuknya kecil dan sifatnya sporadis.

“Grafik pelanggarannya makin menurun dan tak ada yang menonjol. Kalaupun ada, bentunya sporadis dan dilakukan oleh pengusaha kecil menengah ke bawah,” kata Irvan.

Irvan juga berjanji akan menyisir warung-warung yang secara diam-diam menjual miras, dan pedagang-pedagang miras oplosan dadakan.

IMG_0977“Kami akan membuka posko yang dikomandani oleh disbudpar. Ada dua tim yang akan bergerak dengan personel 10-15 anggota,” ujar Irvan.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal mengapresiasi kesepakatan dan ketegasan pengusaha RHU untuk menutup usahanya selama Ramadan. Tujuan kegiatan ini tak lain adalah demi terwujudnya harkamtibmas.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan cipta kondisi. Kami sepakat demi kamtibmas di Surabaya agar tetap kondusif,” kata Mohammad Iqbal.

Mohammad Iqbal juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal perda tentang penutupan RHU tersebut. Karena itu, Mohammad Iqbal tak mengizinkan vigilante atau sekelompok yang ingin main hakim sendiri bertindak dengan semaunya. Semua ada aturannya. Dan aturan itu harus berlandaskan hukum.

“Perda ini untuk sifatnya limitatif atau membatasi demo menghormati Ramadan. Kami akan melakukan pengawalan dan pengawasan. Siapa saja yang melanggar aturan hukum yang sudah dibuat, akan kami tindak tegas,” tandas Mohammad Iqbal. ***chmIMG_0956



from SurabayaRaya http://ift.tt/2rMbTwO
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.